MAKALAH TOKOH PEMIKIRAN FILSAFAT BARAT
DISUSUN OLEH
Lydya Utamarani Putri (17410170)
Maulidah Syarifah (17410175)
Mauliyatul Mukarromah (17410186)
Rizky Ayaturahman (17410193)
Musyaffa Nur Muhammad (17010185)
FAKULTAS
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK
IBRAHIM MALANG
2017
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirobbil’alamin patut kita
panjatkan puji syukur kita kehadirat allah SWT. yang mana karenanya kami bisa
menyelesaikan tugas makalah filsafat yang berjudul “ pemikiran-pemikiran tokoh
barat tentang filsafat “
Sholawat dan salam juga patut kita
curahkan kepada baginda nabi muhammad SAW. Karenanya kita bisa menikmati
indahnya ilmu pengetahuan dan dihindari dari zaman kebodohan.
Ucapan terimakasih kepada bapak zainal habib selaku dosen filsafat yang telah mengajar kami dengan ikhlas. Penulis menyadari masih banyak kekurangan
yang harus diperbaiki dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu diharap
kritik dan saran yang membangun agar makalah ini dapat tersusun lebih baik
lagi.
Semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis
dan khususnya dan para pembaca amien.
Malang, 15 oktober 2017
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
................................................................................................
BAB 1 PENDAHULUAN...........................................................................................
1. Latar
Belakang.........................................................................................................
2. Rumusan Masalah...................................................................................................
3.
Tujuan......................................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN ...........................................................................................
1. Pengertian
Filsafat...................................................................................................
2. Tokoh
Filsafat Barat ..............................................................................................
2.1 Filsafat
Zaman Yunani
Kuno..........................................................................
2.3 Filsafat
Zaman Abad Pertengahan...............................................................
2.3 Filsafat
Zaman Modern................................................................................
BAB III PENUTUP.................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Filsafat merupakan salah satu disiplin ilmu yang sangat mendasar, sehingga
semua disiplin ilmu yang lain akan mendapat pijakan filsafat. Dengan demikian, kajian ilmiah yang terdapat
dalam ilmu pengetahuan akan ditemukan hakikat, seluk beluk dan sumber
pengetahuan yang mendasarinya.
Pencarian
kebijaksanaan bermakna menelusuri
hakikat dan sumber kebenaran. Alat untuk menemukan kebijaksanaan adalah akal
yang merupakan sumber primer dalam berpikir. Oleh karena itu kebenaran
filosofis tidak lebih dari kebenaran berpikir yang rasional dan radikal.
Dalam situasi itu banyak yang berpaling kepada
agama atau kepercayaan Ilahiah. Tetapi sudah sejak awal sejarah, ternyata sikap
iman penuh taqwa itu tidak menahan manusia menggunakan akal budi dan fikirannya
untuk mencari tahu apa sebenarnya yang ada dibalik segala kenyataan (realitas)
itu. Proses itu mencari tahu dan akhirnya menghasilkan kesadaran, yang disebut
pencerahan.
Dalam perkembangan sejarahnya, filsafat terbagi menjadi beberapa zaman
sejarah, yaitu Zaman
Yunani, Zaman Akhir Abad Pertengahan, Zaman Modern.Jika proses itu memiliki ciri-ciri
metodis, sistematis dan koheren, dan cara mendapatkannya dapat
dipertanggung-jawabkan, maka lahirlah ilmu pengetahuan.
B.
RUMUSAN MASALAH
1.
Apa pengertian filsafat ?
2.
Apa pengertian filsafat barat ?
3.
Siapa saja tokoh tokoh barat dan
bagaiman pemikirannya tentang filsafat ?
C.
TUJUAN
1.
Untuk mengetahui apa itu filsafat
2.
Untuk mengetahui pengertian filsafat
barat
3.
Untuk mengetahui siapa saja tokoh-tokoh
barat dan juga pemikirannya tentang filsafat
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian filsafat
Filsafat Barat adalah sebutan yang
digunakan untuk pemikiran-pemikiran filsafat dalam dunia Barat atau Occidental.
Yunani adalah tempat dimana lahir filsafat dan ilmu pengetahuan, sekitar 600
tahun sebelum Masehi. Dalam pemikiran alam sekitar mereka, para filsofos Yunani
seperti Thales,Anaximenes,Anaximandros,Heraclitus,Democritus yang diikuti oleh
Phytagoras, Socrates, Plato, dan Aristoteles banyak memakai akal dalam
melahirkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Lembaran-lembaran sejarah
menunjukan bahwa di Barat pada era medieval terjadi pertentangan yang sangat
sengit antara ilmu pengetahuan dan agama. Hamdan Maghribi (2007:5)
Filsafat
Barat adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di
universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka. Filsafat ini
berkembang dari tradisi falsafi orang Yunani kuno. Namun pada hakikatnya,
tradisi falsafi Yunani sebenarnya sempat mengalami pemutusan rantai ketika
salinan buku filsafat Aristoteles seperti Isagoge, Categories dan Porphyry
telah dimusnahkan oleh pemerintah Romawi bersamaan dengan eksekusi mati
terhadap Boethius, yang dianggap telah menyebarkan ajaran yang dilarang oleh
negara.
Selanjutnya
dikatakan bahwa seandainya kitab-kitab terjemahan Boethius menjadi sumber
perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan di Eropa, maka John Salisbury,
seorang guru besar filsafat di Universitas Paris, tidak akan menyalin kembali
buku Organon karangan Aristoteles dari terjemahan-terjemahan berbahasa Arab,
yang telah dikerjakan oleh filosof Islam pada dinasti Abbasyah.
Pada umumnya Filsafat Barat terbagi
menjadi 3 zaman :
1. Zaman Yunani Kuno (Abad ke-6 SM hingga Zaman Klasik atau
Periode Hellenistik)
filsafat
yunani dimulai
sekitar abad ke-6 SM.Zaman ini sering disebut juga sebagai zaman peralihan dari
mitos ke logos. Sebelum masa ini, banyak orang
yang bercerita tentang alam semesta dan kejadian di dalamnya terjadi berkat
kuasa gaib dan adikodrati, seperti adanya kuasa para dewa-dewi. Mitos-mitos
seperti ini kerap sekali ditemukan di dalam sastra-sastra Yunani.
Jangkauan filsafat dalam pemahaman kuno dan
pemikiran para filsuf kuno adalah usaha-usaha intelektual. Ciri yang menonjol
dari filsafat Yunani kuno adalah ditujukannya perhatian terutama pada
pengamatan gejala kosmik dan fisik sebagai ikhtiar guna menemukan asal mula
(arche) yang merupakan unsur awal terjadinya gejala-gejala. Para filosof pada
masa ini mempertanyakan asal usul alam semesta dan jagad raya, sehingga ciri
pemikiran filsafat pada zaman ini disebut kosmosentris.Aristoteles merupakan
salah seorang filsuf yang menuliskan pemahamannya mengenai topik-topik
ini.Istilah Filsafat Barat pun kemudian muncul dan pada saat itu tidak membantu
dan tidak jelas, sejak definisi itu meliputi berbagai macam perbedaan seperti
tradisi, kelompok politik, kelompok agama, dan pemikir-pemikir yang sudah
ribuan tahun lamanya.
2. Zaman akhir abad pertengahan
Ciri pemikiran
filsafat pada zaman ini di sebut teosentris. Para filosof pada masa ini memakai
pemikiran filsafat untuk memperkuat dogma-dogma agama Kristiani, akibatnya
perkembangan alam pemikiran Eropa pada abad pertengahan sangat terkendala oleh
keharusan untuk disesuaikan dengan ajaran agama, sehingga pemikiran filsafat
terlalu seragam bahkan dipandang seakan-akan tidak penting bagi sejarah
pemikiran filsafat sebenarnya.
3. Zaman modern
Ciri yang mencolok dari filsafat di zaman modern
adalah para filosof zaman ini menjadikan manusia
sebagai pusat analisis filsafat, maka corak filsafat zaman ini lazim disebut
antroposentris.
B.
Tokoh-tokoh Filsafat barat
Tokoh utama filsafat Barat antara
lain :
Plato, Thomas Aquinas, Réne
Descartes, Immanuel Kant, Plotinus, William james dll. Dalam tradisi filsafat Barat di
Indonesia sendiri yang notabene-nya adalah bekas jajahan bangsa Eropa-Belanda.
a. Zaman Yunani
Kuno
Beberapa pemikir barat di zaman
yunani kuno sebagai berikut :
1.
Socrates (470 SM – 399 SM)
Filsuf dari Athena, Yunani dan merupakan salah satu figure paling penting dalam tradisi filosofis barat. Plato dan Aristoteles merupakan murid Socrates.Socrates adalah seorang penganut moral yang absolut dan menyakini bahwa menegakkan moral merupakan tugas filosof yang berdasarkan ide-ide rasional dan keahlian dalam pengetahuan.
Filsuf dari Athena, Yunani dan merupakan salah satu figure paling penting dalam tradisi filosofis barat. Plato dan Aristoteles merupakan murid Socrates.Socrates adalah seorang penganut moral yang absolut dan menyakini bahwa menegakkan moral merupakan tugas filosof yang berdasarkan ide-ide rasional dan keahlian dalam pengetahuan.
Masa hidup Socrates sezaman dengan
kaum sofis. Ia terkenal sebagai orang yang berbudi luhur baik, jujur, dan adil.
Cara menyapaikan pemikirannya pada para pemuda ia menggunakan metode tanya
jawab. Sebab itu dia memperoleh banyak simpati dari para pemuda di negerinya.
Namun ia juga tidak disenangi oleh orang banyak dengan menuduhnya sebagai orang
yang merusak moral para pemuda negerinya. Selain itu ia juga dituduh menolak
dewa-dewa atau tuhan-tuhan yang telah diakui Negara.
Pemikiran Socrates adalah “ajaran
bahwa semua kebenaran itu relative telah menggoyangkan teori-teori sains yang
telah mapan, mengguncangkan keyakinan agama. Ini menyebabkan kebingungan dan
kekacauan dalam kehidupan” inilah sebabnya Socrates bangkit. Ia harus
meyakinkan orang Athena bahwa tidak semua kebenaran itu relatif , ada kebenaran
umum yang dapat dipegang oleh semua orang. Sebagian kebenaran memang relatif,
tetapi tidak semuanya. Adapun pemikir pemikirannya sebagai berikut :
a.
pemikiran
tentang adanya kebenaran umum, karena Socrates berfikir bhwa tidak semua
kebenaran itu bersifat relatif atau disebut juga cara berfikir induksi, yaitu
menyimpulkan pengetahuan yang sifatnya umum dengan berpangkal dari banyak
pengetahuan tentang hal yang bersifat khusus.
b.
metode
dialektika, yang sebenarnya sudah diterapkan oleh seorang filsuf bernama zeno
yang merupakan murid dari parmenindes. Meskipun demikian, socrateslah yang
mengembangkan metode ini. Cara kerjanya adalah seperti nma metodenya yaitu
dengan cara bertanya jawab atau berdialog. Motode ini juga disebut dengan maieutika
atau seni kebidanan.
c.
pemikiran
tentang “keutamaan adalah pengetahuan” jadi semua hal diakaitkan dengan
pengetahuan yang telah ada. Bahkan Socrates telah menjelaskan bahwa baik dan
jahat dalam kehidupan manusia dikaitkan dengan pengetahuan, bukan dengan
kemauan manusia.
d.
pemikiran
tentang adanya manusia yang abadi atau imortalitas. Socrates berpendapat bahwa
orang yang mati hanya meninggalkan jasad, dan ruhny a akan menuju ke alam
selanjutnya.
2.
Plato
Plato adalah seorang filsuf dan matematikawan
yunani, penulis philosophical dialogues dan pendiri dari akademi platonic di
Athena, sekolah tingkat tinggi pertama di barat. Ia adalah murid Socrates.
Pemikiran plato bnyak dipengaruhi oleh Socrates. Plato adlah guru dari
Aritoteles. Karyanya yang paling terkenal ialah republic dalam bahasa yunani
adalah politeia”negeri” yang didlamnya berisi uraian garis besar pandangannya
pada keadaan ideal. Dia juga menulis hokum dan banya dialog dimana Socrates
adalah peserta utama.
Pandangan plato terhadap ide-ide
dipengaruhi oleh pandangan Socrates tentang definisi. Ide yang dimaksud oleh
plato bukanlah ide yang dimaksud oleh orang modern .orang-orang modern
berpendapat ide adalah gagasan atau tanggapan yang ada didalam pemikiran saja.
Menurut plato idea tidak diciptakan oleh
pemikiran manusia. Idea tidak tergantung pada pemikiran manusia, melainkan
pemikiran manusia yang tergantung pada idea. Idea adalah citra pokok dan
perdana dari realitas, nonmaterial, abadi, dan tidak berubah. Ide sudah ada dan
berdiri sendiri di luar pemikiran kita. Ide – ide ini saling berkaitan satu
dengan yang lainnya.
Dunia indrawi adalah dunia hitam
yang mencakup benda-benda jasmani yang kongkret, yang dapat dirasakan oleh
panca indra kita. Dunia indrawi ini tiada lain hanyalah refleksi atau banyangan
daripada dunia ideal. Selalu terjadi perubahan dalam dunia indrawi ini. Segala
sesuatu yang terdapat dalam dunia jasmani ini fana, dapat rusak, dan dapat
mati. Sedangkan dunia idea adalah dunia yang hanya terbuka bagi rasio kita.
Dalam dunia ini tidak ada perubahan, semua idea bersifat abadi dan tidak dapat
diubah. Hanya ada satu idea yang bagus yang indah. Di dunia idea semua sangat
sempurna. Hal ini tidak hanya merujuk kepada barang-barang yang kasar yang bisa
dipegang saja, tetapi juga mengenai konsep-konsep pikiran, hasil buah
intelektual. Misalnya saja konsep mengenai “kebajikan” dan “kebenaran”.
Pandangan plato tentang karya seni
dipengaruhi oleh pandangannya tentang ide. Sikapnya terhadap karya seni sangat
jelas dalam bukunya politeia (republik). Plato memandang negative karya seni.
Ia menilai karya seni sebagai mimesis mimesos. Menurut plato, karya seni
hanyalah tiruan dari realita yang ada. Realita yang ada hanyalah tiruan
(mimesis) dari yang asli. Yang asli itu adalah yang terdapat dalam ide. Ide
jauh lebih unggul, lebih baik, dan lebih indah daripada yang nyata ini.
Plato
berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya terletak pada dunia ide. Ia
berpendapat bahwa kesederhanaan cirri khas dari keindahan, baik dalam alam
semesta maupun dalam karya seni. Namun tetap saja, keindahan yang ada di dlalam
alam semesta ini hanyalah keindahan semu dan merupakan keindahan tingkatan yang
lebih rendah.
3. Aristoteles
Aristoteles
lahir pada tahun 384 SM di stagira, ssebuah kota di thrace. Ayahnya meninggal
tatkala ia masih kecil, ia di rawat oleh proxenus, dia mendidiknya sangat baik.
Tatkala aristoteles berumur 18 tahun ia dikirim ke Athena dan masukkan ke
akademia plato. Disanalah ia belajar pada plato. orang orang athena yang anti
Macedonia memandang aristoteles sebagai menyebarkan pengaruh yang bersifat
subsersif, makanya ia berpikir bijak, ia meninggalkan Athena, ia juga dituduh
ateis. Ia pindah ke Chalcis dan meninggal disana pada tahun 322 SM.
Didalam
dunkia filsafat, aristoteles terkenal sebagai bapak filsafat. Yang memiliki
logika tradisional yang berkembang
menjadi logika modern. Dan sering pula logika aristoteles itu disebut dengan
logika formal.
Aristoteles
dalam metaphysics menyatakan bahwa manusia dapat mencapai kebenaran(mayer:152)
berbeda dengan pemikiran filsuf filsuf lain. Salah satu teori metafisika
aristoteles adalah ia mengatakan bahwa matter dan from itu bersatu; matter
memberikan substansi sesuatu , form memberikan pembungkusnya. Setiap objek
terdiri dari form dan matter (mayer:155)
Tuhan menurut aristoteles berhubungan dirinya
sendiri. Ia tidak berhubungan (tidak mempedulikan)alam ini. Ia bukan persona .
ia tidak memperhatikan doa dan keinginan manusia. Dalam mencintai tuhan, kita
tidak usah mengharap ia mencintai kita. A adalah kesemournaan tertinggi, dan
kita mencontoh kesana untuk perbuatan
dan pikiran-pikiran kita (mayer:159)
b. Zaman pertengahan
1. Plotinus
Plotinus
dilahirkan pada tahun 204 M di mesir, didaerah lycopolis. Pada tahun 232 ia
pergi ke alexandria untuk belajar filsafat, pada Animonius Saccas, selama 11
tahun. Pada umur 40 tahun ia pergi ke Roma . disana ia menjadi pemikir terkenal
pada zaman itu. Tahun 270 ia meninggal di Minturnae, campania, italia.
Sistematika plotinus ditandai oleh konsep transendens.
menurut pendapatnya, didalam pikiran terdapat tiga realitas: the one,
the mind, dan the soul
The
one ( Yang Esa) adalah tuhan dalam pandangan Philo. Yaitu suatu realitas
yang tidak mungkin dapat dipahami melalui motode sains dan logika. Ia berada
diluar eksistensi diluar segala nilai. Jika kita mencoba mendefinisikannya,
kita akan gagal. Yang esa itu adalah puncak segalanya, yaitu cahaya diatas
cahaya.
The
mind (ide ide), ide-ide yang merupakan bentuk asli objek-objek. Kandungan
Nous adalah benar benar kesatuan. untuk menghayatinya kita mesti melalui
permenungan
The
soul . sebagai arsitek semua fenomena yang ada dalam alam ini, soul itu
mengandung satu jiwa dunia dan banyak dunia kecil. Jiwa dunia dapat dilihat
dalam dua aspek, ia adalah energi di belakang dunia dan pada waktu yang sama ia
adalah bentuk-bentuk alam semesta. Jiwa manusia juga mempunyai dua aspek: yang
pertama intelek yang tunduk pada renkarnasi, dan yang kedua adalah irasional
2.Thomas Aquinas
Aquinas
dilahirkan di Roccasecca dekat Napoli,Itali.
Dalam keluarga bangsawan Aquino. Ayahnya ialah pangeran Landulf dari Aquino dan
ibunya bernama Countess Teodora Carracciolo. Kedua orangtuanya adalah orang
Kristen katolik yang saleh. Thomas, pada umur lima tahun deserahkan ke biara
Benedictus di Monte Cassino agar dibina menjadi seorang biarawan. Setelah
sepuluh tahun Thomas berada di Monte Cassino, ia dipindahkan ke Naples. Di sana
ia belajar mengenai kesenian dan filsafat (1239-1244). Selama di sana, ia mulai
tertarik pada pekerjaan kerasulan gereja, dan berusaha untuk pindah ke Ordo
Donimikan, suatu Ordo yang sangat berperan pada abad itu. Keinginannya tidak
direstui oleh orang tuanya sehingga ia harus tinggal di Roccasecca setahun
lebih lamanya. Namun karena tekadnya pada tahun 1245, Thomas resmi menjadi
anggota Ordo Dominikan.
Sebagai anggota Ordo Dominikan, Thomas dikirim belajar pada
Universitas Paris, sebuah Universitas
yang sangat terkemuka pada masa itu. Ia belajar disana selama tiga tahun
(1245 - 1248).di sinilah ia berkenalan dengan Albertus Magnus yang
memperkenalkan filsafat Aristoteles kepadanya. Ia menemani Albertus Magnus
memberikan kuliah di stadium general di Cologne, Perancis, pada tahun
1248-1252.
Pada tahun 1252, ia kembali
ke paris dan mulai member kuliah Biblika (1252-1254) dan sentences, karangan
Petrus Abelardus (1254-1256) di konven St. Jacques, paris. Thomas ditugaskan
untuk memberikan kuliah-kuliah dalam bidang filsafat dan Teologia di beberapa
kota di italia, seperti di Anagni, Orvieto, Roma, dan Viterbo, selama sepuluh
tahun lamanya. Pada tahun 1269, Thomas dipanggil kembali ke Paris untuk tiga
tahun karena pada tahun 1272 ia ditugaskan untuk membuka sebuah sekolah
Dominikan di Naples.
Dalam perjalanannya menuju ke konsili Lyons, tiba-tiba Thomas sakit
dan meninggal di biara Fossanuova, 7 maret 1274. Paus Yohanes XXII mengangkat
Thomas sebagai orang kudus pada tahun 1323.
Ia adalah pendukung klasik teologi
kodrat yang paling menonjol dan dikenal sebagai bapak Thomisme, dengan
argumennya bahwa daya pikir (akal) di dapati dalam Allah. Pengaruhnya pada
pemikir barat cukup signifikan, dan banya filsafat modern yang mengembangkan
ataupun menentang gagasan-gagasannya, khususnya dalam bidang etika, hokum
kodrat, metafisika, dan teori politik. Tidak seperti paham-paham lain didalam
gereja kala itu, Thomas merakul beberapa gagasan yang dikemukakan oleh
Aristoteles yang disebutnya sang filsuf dan berupaya untuk menyintesis filsafat
Aritotelian dengan prinsip-prinsip kekristenan. Karya-karyanya yang paling
dikenal adalah summa theologiae dan summa contra gentiles. Tafsir-tafsir yang
ia hasilkan seputar Tulisan Suci dan Aritoteles juga membentuk satu bagian
penting dalam kumpulan karyanya. Selain itu, Thomas dikenal secara istimewa
karena himne-himne ekaristis karyanya, yang dijadikan bagian dari liturgy
Gereja.
c. Zaman Modern
Pada zaman modern ini filsafat terbagi menjadi
beberapa aliran yaitu rasionalisme, idealisme objek, idealisme theist,
empirisme,dan pragmatisme
1. Rasionalisme (descartes)
Rasionalisme adalah paham filsafat yang mengatakan bahwa
akal adalah alat terpenting dalam memperoleh sebuah pengetahuan dan mengetes
pengetahuan, rasionalisme mengajarkam bahwa pengetahuan diperoleh dengan cara
berpikir. Alat dsalam berpikir itu adalah kaidah kaidah logika.
Descartes lahir tahun 1596 fan meninggal pada tahun 1650,
ia mempunyai buku berjudul Discours de la methode (1637) dan meditations
(1642). Kedua buku ini saling melengkapi satu sama lain, yang berisi tentang metodenya
yang terkenal yaitu keraguan descartes , yang biasanya metode ini diseburt
dengan Cogito descartes.
Descartes memulai filsafat dari metode. Metode keraguan
itu bukan tujuannya. Tjuan metode in bukan untuyk mempertahankan keraguan.
Sebaliknya , metode ini bergerak dari keragun menuju sebuah kepastian
2. Idealisme objektif (Fichte)
Idealisme adalah doktrin yang mengajarkan bahwa hakikat
dunia fisik hanya dapat dipahami dalam kebergantungannya pada jiwa dan ruh.
Johan Gottlien Fichte adalah filosof jerman. Ia belajar
theologi di jena pada tahun 1780-88. Berkenalan dengan filsafat Kant di Lipzieg
1790. Tahun 1810-12 ia menjadi rektor Universitas Berlin.
Menurut fitche dasar realitas adalah kemauan, kemauan
inilah thing-in itself-nya manusia. Penampakn menurut pendapatnya adalah suatu
yang ditanamkan oleh roh absolut sebagai penampakan kemauannya. Roh absolut itu
terletak dibelakang kita , yaitu adalah tuhan pada spinoza
Menurut fitche, dasar kepribadian adalah kemauan, buikan
kemauan irasional seperti pada schopenhauer, melainkan kemauan yang dikontrol
oleh kesadaran bahwa kebebasan diperoleh hanya dengan melalui kepatuhan kepada
peraturan
3. Idealisme theist (Kant)
Immanuel kant Lahir di Konigsberg, kerajaan prusia,
1724-1804 M. Kant tumbuh pada zaman federic dan Voltaire ini tidak dapat
menghidarkan dirinya dari amukan gelombang skeptisme masa itu. Kant bahkan
banyak dipengaruhi oleh tokoh- tokoh pemikir yang kelak ditolaknya, dan
barangkali pengaruh terbesar adalah datang dari pemikiran Hume.
Ia mempunyai pemikiran bahwa pengalaman kita berada dalam bentuk-bentuk
yang ditentukan oleh perangkat indrawi kita, maka hanya dalam bentuk-bentuk
itulah kita menggambarkan eksitensi segala hal.
4. Empirisme (spencer)
Empirisme adalah suatu doktrin filsafat byang menekankan peranan pengalaman
dalam memperoleh pengetahuan serta pengetahuan itu sendiri, dan mengecilkan
peranan akal. Istilah empirisme diambil dari bahasa yunani emperia yang
berarti pengalaman.
Spencer lahir tahun 1820 dan
wafat pada tahun 1903, filsafat spencer berpusat pada teori evolusi. Sembilan
tahun setelah teori darwin muncul
Menurut spencer kita hanya dapat
mengenali fenomena dan gejala gejal. Memang benar dibeakang gejala-gejala itu
ada suatu dasar absolut, tetapi yang absolut itu tidak dapat kita
kenal(Bertens, 1979;76)
5. Pragmatisme (william james)
Kata pragmatisme diambil dari bahasa yunani pragma
yang berarti tindakan , perbuatan (encyclopedia americana, 15:683),
menurut william james pragmatisme adalah realitas sebagaiman yang kita ketahui.
William james lahir di New York city pada tahun 1642,
menurutnya, keinginan pada sesuatu yang sungguh-sungguh benar harus menimbulkan
kebenaran khusus yang sungguh-sungguh ada, dan itu banyak sekali macamnya.
Siapa yang ingin memperoleh kemajuan, anugerah tetapi tidak melihat kehidupan
sebagai suatu hipotesis lalu meremehkannya, mengorbankan sesuatu untuk sesuatu
yang belum tentu datang. Lalu mengambil resiko untuk suatu yang diharapkan pada
masa mendatang, tentu tidak akan memperoleh yang diinginkannya itu
KESIMPULAN
Filsafat Barat adalah pemikiran-pemikiran
dalam dunia Barat. Filsafat lahir di Yunani 600 sebelum Masehi. Filsafat Barat
biasa dipelajari di universitas-universitas di Eropa dan daerah jajahan mereka.
Para filosof Yunani adalah Thales, Anaximenes, Anaximandros, Heraclitus,
Democritus yang diikuti oleh Phytagoras, Socrates, Plato dan Aristoteles.
Sedangkan filosof barat antara lain Thomas Aquinas, Rene Descartes, Immanuel
Kant, Plotinus, dan William James. Para filosof merupakan pemikir besar dunia
yang mana mereka telah menyentuh segala aspek kehidupan manusia dalam bidang
ilmu pengetahuan dan teknologi. Demikian pula dengan perkembangan sejarah
filsafat Barat yang dijiwai oleh semangat pencerahan, menjadi sebuah paradigma
bagi pengembangan budaya di Barat dalam berbagai aspek kehidupan nya.
Daftar Pustaka
Tafsir, A. (2010). Filsafat Umum Akal dan Hati
Sejak Thales Sampai Chapta. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
(n.d.). Retrieved from
http://makalahzaki.blogspot.co.id/2011/10/filsafat-barat.html
Achmadi, A. (2013). Filsafat Umum. Jakarta: PT.
Rajagrafindo Persada.
Tafsir, A. (2010). Filsafat Umum Akal dan Hati
Sejak Thales Sampai Chapta. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Http://www.mashasyim.com/2016/05/tokoh-tokoh-filsafat-barat-serta.html?m=1
Keren, terimakasih atas pengetahuannya
ReplyDeleteIya sama-sama, terimakasih kembali atas kunjungannya di blog saya :)
Delete